Cara Cepat Pengobatan Gusi Bnegkak dengan Bahan Alami

Gusi bengkak sudah tidak asing di telinga kita. Banyak masyarakat yang pernah mengalami gusi bengkak. Rasanya pasti sangat sakit dan terasa berdenyut bahkan bisa sampai menyebabkan kepala pening. Jika gusi dibiarkan terus menerus tanpa tidakan pengobatannya maka akan menyebabkan sakit gigi karena gusi sebgai tempat menempel gigi sehingga banyak jaringan gigi di gusi. Apa si penyebab gusi kita mengalami bengkak? Penyebab gusi bengakak yaitu menumpuknya plak (karang) di gigi. Plak yang sangat lengket terbentuk saat makan dan minum. Maih ada zat makanan atau minuman yang menempel di gigi dan terkadang kita kurang perhatian terhadap hal kecil seperti itu akhirnya timbullah plak.Plak juga mengandung banyak bakteri yang dapat sehingga menyebabkan gusi terinfeksi, merdang dan akhirnya menjadi bengkak. Anda perlu cara cepat pengobatn gusi bengkak secara alami? Di sini solusi untuk pengobatan gusi bengkak Anda menjadi sembuh dan normal kembali.

Adapaun bahan alami yang dapat digunakan untuk pengobatan gusi bengkak yaitu kantung teh. Menurut penelitian kantung the mengandung tannin yang berpotensi besar untuk mengobati infeksi gusi dan iritasi penyebab gusi bengkak. Cara pengobatan gusi bengkak menggunakan kantung the yaitu pertama celupkan kantong the ke dalam air panas, angkat dan diamkan sampai dingin. Setelah itu tempelkan kantung the tersebut pada bagian gusi yang bengkakselam 5-10 menit. Lakukan pengobatan gusi bengkak secara teratur.

Bahan alami lain untuk pengobatan gusi bengkak yaitu madu alami. Madu alami memiliki sifat antibacterial dan antiseptic yang dapat digunakan untuk mengatasi gusi bengkak. Cara pengobatan gusi bengakak dengan madu alami yaitu oleskan madu alami secukupnya pada bagian gusi yang bengkak. Namun, jangan terlalubanyak mengoleskan madu ke gusi karena kalau terlalu banyak menyebabkan ngilu. Itulah artikel tentang cara cepat pengobatan gusi bengkak dengan bahan alami yaitu kantung the dan madu alami.

Leave a Reply

(*) Required, Your email will not be published